The Fed Pertahankan Suku Bunga; Dot Plot Tunjukkan 2 Pemangkasan di 2026
Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 5,25%-5,50% dalam rapat kebijakan moneter Maret 2026. Keputusan ini sesuai ekspektasi pasar. Namun yang menarik perhatian adalah pembaruan "dot plot" โ proyeksi suku bunga para anggota FOMC โ yang menunjukkan median 2 pemangkasan sebesar 25 basis poin masing-masing di 2026.
Sinyal dari Jerome Powell
Dalam konferensi pers pasca rapat, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa data inflasi terbaru yang turun ke 2,3% "menggembirakan" namun Fed "belum cukup yakin" untuk mulai memangkas. Powell menekankan bahwa keputusan ke depan akan bergantung penuh pada data ekonomi, terutama pasar tenaga kerja dan inflasi PCE.
"Kami akan bersabar dan bergantung pada data. Kami tidak perlu terburu-buru untuk menyesuaikan kebijakan." โ Jerome Powell, Ketua Federal Reserve
Dampak ke Pasar Emerging dan Indonesia
Ekspektasi 2 pemangkasan di 2026 mendorong pelemahan dolar AS dan berpotensi mengalirkan kembali modal asing ke pasar berkembang termasuk Indonesia. Bank Indonesia diperkirakan akan mengikuti dengan 1-2 pemangkasan BI Rate di paruh kedua 2026, memberikan dorongan tambahan bagi pertumbuhan ekonomi domestik.